The disclosure of increase in the number of American troops inside Pakistani territory by the senior American military officials is yet another proof of Musharraf treachery. Musharraf, who bowed down in front of America under the guise of “Pakistan comes first”, has severely damaged Pakistan within just six years. Musharraf had not just pushed Pakistan into artificial and self-created crisis of flour, electricity and gas but also seems ready for deployment of American troops inside Pakistan. This was revealed by American Centcom chief Admiral William J. Fallen by stating that “Pakistan army seems to be willing for a broad based relationship with American Army for dealing with insurgency in tribal areas and training of the FC (Frontier Constabulary) from American training centre.” The deployment of American troops under the guise of training of Pakistani troops will seriously jeopardize the security of Pakistan. Already, several reports have surfaced in the American press regarding the US’s intent of conducting Special Forces’ operation to steal or destroy Pakistani nuclear assets. Under such circumstances, what “national interest” is being served by inviting the biggest enemy’s troops inside the country? We call upon the Ummah to mobilise and stop Musharraf from allowing Americans to deploy troops within Pakistan. Moreover, the sincere elements in the armed forces should stop Musharraf from this treachery and provide ‘nusrah’ (support) required for the establishment of the Khilafah.
Sekulerisme merupakan paham yang memisahkan agama (aturan Allah) dan kehidupan. Agama, khususnya Islam, aturannay dikebiri hanya dibolehkan dijalankan dalam urusan ibadah ritual, sedikit masalah malan minum (halal) dan pernikahan (nikah dan cerai), selebihnya dianggap urusan private yang tidak boleh dipaksakan untuk diterapkan di area publik. Tentu saja, kondisi negeri yang menerapkan paham sekuler akan membuat menderita bagi orang-orang beriman. Bayangkan sesuatu yang diayakini benar tetapi tidak boleh dialakukan dan harus tunduk kepada yang tidak diyakini meskipun itu salah. Contohnya, ribawi praktik perbankan, dengan sistem simpan pinjam dan investasinya. Bunga bank menjadi faktor utama dalam akad ribawai yang dilegalkan bahkan "wajib" dilaksanakan, dan semua warga tidak bisa menolak akad tersebut. Di negeri berkembang, atau dengan pendapatan yang rendah, para pekerja dengan gajinya yang terkategori minim, dipastikan tidak akan mampu membeli rumah, mobil atau barang sekun...
Comments
Post a Comment
Allah always see what we do!