Skip to main content

'Atikah, Istri Para Syuhada'


Syair 'Atikah ketika meratapi wafatnya Abdullah bin Abu Bakar, suami yang dicintainya karena Allah.

Aku bersumpah bahwa mataku
masih tetap membayangkan dirimu
dan tubuhku masih kusut karena bersedih ditinggalkanmu
Demi allah,aku belum pernah melihat seorang pemuda
yang lebih memelihara kesucian dirinya
dan lebih berani dan lebih tangguh
dalam medan pertempuran
Apabila tombak telah dihunusnya di medan peperangan
dia maju ke kancahnya menentang maut,
sehingga tombaknya merah penuh dengan darah

Setelah massa 'iddahnya 'Atikah pun dinikahi oleh Umar ibnu Khaththab.Setelah Umar wafat 'Atikah meratapinya dengan syair bait-bait:

Wahai mataku,
habiskanlah air matamu dan teruslah menangis
jangan pernah bosan
karena meratapi orang yang dermawan lagi mulia
Kematian telah merenggut pahlawanku,
seorang pendekar di medan peperangan
dan yang mempunyai inspirasi seruan iqomah
Katakanlah kepada orang-orang
yang miskin dan sengsara
matilah kalian semua, tiada lagi yang membelamu,
kini dia telah direnggut oleh kematian

Setelah 'Atikah menyelesaikan massa 'iddahnya, ia dinikahi oleh Az-Zubair ibnul 'Awwam. Ketika Az-Zubair gugur, 'Atikah meratapinya melalui bait-bait syair:
Ibnu Jurmuz telah membokong
pendekar yang pemberani di hari peperangan,
padahal dia seorang yang pantang mundur
Hai 'Amr
seandainya kauingatkan dia ada yang membokong
tentulah kaujumpai dia bukan seorang yang gentar
maupun gemetar dalam membalas serangannya
Semoga ibumu kehilanganmu, jika engkau dapat menemukan orang seperti dia di masa lalumu
betapapun engkau datang dan pergi
di setiap pagi dan petang harimu
Sudah berapa banyak medan peperangan
yang diikutinya
dia tidak pernah mundur meskipun dicegah olehmu,
hai Ibnu Umul Farqad
Sesungguhnya Az-Zubair
adalah seorang yang benar-benar tangguh, jujur,
penyantun wataknya, lagi mulia penampilannya

Setelah 'Atikah selesai dari masa 'iddahnya, ia dinikahi oleh 'Ali bin Abu Thalib, lalu 'Atikah berkata:"Sesungguhnya aku benar-benar khawatir bila engkau pun akan gugur karena terbunuh."


Comments

Popular posts from this blog

Tantangan Dakwah di Dunia Kerja

 Sekulerisme merupakan paham yang memisahkan agama (aturan Allah) dan kehidupan. Agama, khususnya Islam, aturannay dikebiri hanya dibolehkan dijalankan dalam urusan ibadah ritual, sedikit masalah malan minum (halal) dan pernikahan (nikah dan cerai), selebihnya dianggap urusan private yang tidak boleh dipaksakan untuk diterapkan di area publik. Tentu saja, kondisi negeri yang menerapkan paham sekuler akan membuat menderita bagi orang-orang beriman. Bayangkan sesuatu yang diayakini benar tetapi tidak boleh dialakukan dan harus tunduk kepada yang tidak diyakini meskipun itu salah. Contohnya, ribawi praktik perbankan, dengan sistem simpan pinjam dan investasinya. Bunga bank menjadi faktor utama dalam akad ribawai yang dilegalkan bahkan "wajib" dilaksanakan, dan semua warga tidak bisa menolak akad tersebut. Di negeri berkembang, atau dengan pendapatan yang rendah, para pekerja dengan gajinya yang terkategori minim, dipastikan tidak akan mampu membeli rumah, mobil atau barang sekun...

Aliran Sesat Satria Piningit Weteng Buwono

Pagi tadi, di salah satu stasiun TV di bahas tentang aliran sesat yang muncul ke permukaan yaitu aliran sesat Satria Piningit Weteng Buwono .Ternyata, markasnya di daerah Kebagusan Jakarta Selatan (dekat kantor kerjaku). Tidak dinyana, hari gini masih saja banyak yang percaya dengan ajaran-ajaran yang "nyleneh" alias ga masuk akal. Aliran ini dikabarkan memerintahkan SEKS BEBAS .Namun, salah satu eks pengikut aliran ini, Ricky Alamsyah membantah berita tersebut saat berbincang dengan mediaDia membantah bahwa aliran Satria Piningit ini mempraktekkan seks bebas sebagaimana diberitakan media massa. Yang ada, lanjutnya, pernah suatu waktu 13 orang pengikut diperintahkan untuk bugil bersama-sama. Kemudian, bagi pengikut yang sudah menikah disuruh untuk melakukan hubungan seks di situ disaksikan dengan pengikut lainnya. "Tapi, tidak ada tukar pasangan seperti yang diberitakan. Yang berhubungan badan, hanya pasangan suami istri saja," jelasnya.Namun, Ricky tidak menjela...

Kartun Nabi adalah Penghinaan Terhadap Ummat islam

Dalam sebuah hadits, Rasulullah menegaskan: "Tidak beriman di antara kalian hingga dia mencintai aku lebih dari mencintai dirinya, orang tuanya, dan anaknya”. (Al-Hadits). Umar pernah ditanya olehnya, “Apakah kamu cinta kepada Rasulullah wahai Umar?, Beliau menjawab: “Betul wahai Rasulullah SAW, tapi tidak melebihi kecintaan saya kepada diri saya sendiri. Rasulullah berkata: “Tidak wahai Umar. Kalau kamu cinta kepada Rasulullah, kecintaan itu harus melebihi dari kecintaan kamu kepada diri kamu sendiri ”. Sejenak Umar diam, lalu berkata, “Saya mencintai engkau wahai Rasulullah lebih dari kecintaan saya pada diri saya sendiriâ”. Rasulullah kemudian berkata: "Itulah makna kecintaan kepada Rasulullah wahai Umar ”. (Hadits). Dengan demikian, pelecehan kepada Rasulullah adalah bentuk pelecehan yang lebih menyakitkan ketimbang kepada diri umat Islam itu sendiri. Dan keinginan untuk membela Rasulullah lebih dari keinginan untuk membela diri sendiri. Inilah rahasianya, umat Islam s...