Skip to main content

Creating Your Future and Clarifying Your Values

“You will become as large as your controlling desire;
or as great as your dominant aspiration.” —James Allen

There are four special qualities that stand out among all great leaders. They have vision, they know who they are, what they believe in, and what they stand for. In this session Brian assists you in establishing your unique vision as he asks many probing questions about your ideal future. He encourages you to suspend any disbelieving thoughts and to take a journey into the world of possibility. Once you have an image of the life that you want, you need to clarify what your inner values. In order to do this, Brian encourages you to look within yourself, know yourself, trust your intuition, examine your past and present behaviors, determine your level of self-esteem, and finally, be sure to live in your truth.

  1. Imagine that there is a solution to every problem, a way to overcome every limitation, and no limit on achieving every goal you can set for yourself. What would you do differently?
  2. Practice “back from the future thinking.” Project forward five years and look back to the present. What would have to have happened for your world to be ideal?
  3. Imagine your financial life were perfect in every way. How much would you be earning? How much would you be worth? What steps could you take, starting today, to make these goals a reality?
  4. Imagine your family and personal life were perfect. What would it look like? What should you start doing more or less of, starting today?
  5. Plan your perfect calendar. Design your year from January to December as if you had no limitations. What would you change, starting today?
  6. Imagine that your levels of health and fitness were perfect in every way. What could you do, starting today, to make your vision into a reality?
  7. Make a list of 3-5 of your most important values in life today. What do you really believe in and stand for?
  8. What qualities and values are you best known for today among the people who know you?
  9. What do you consider to be the most important values guiding your relationships?
  10. What are your values regarding money and financial success? Are you practicing these values daily?
  11. Describe your picture of an ideal person, the person you would most want to be if you had no limitations.
  12. Write your own obituary, to be read to your friends and family at your funeral, exactly as you would like to be remembered.
  13. What one change could you make in your behavior today that would help you to live in greater harmony with your values?

Comments

Popular posts from this blog

Tantangan Dakwah di Dunia Kerja

 Sekulerisme merupakan paham yang memisahkan agama (aturan Allah) dan kehidupan. Agama, khususnya Islam, aturannay dikebiri hanya dibolehkan dijalankan dalam urusan ibadah ritual, sedikit masalah malan minum (halal) dan pernikahan (nikah dan cerai), selebihnya dianggap urusan private yang tidak boleh dipaksakan untuk diterapkan di area publik. Tentu saja, kondisi negeri yang menerapkan paham sekuler akan membuat menderita bagi orang-orang beriman. Bayangkan sesuatu yang diayakini benar tetapi tidak boleh dialakukan dan harus tunduk kepada yang tidak diyakini meskipun itu salah. Contohnya, ribawi praktik perbankan, dengan sistem simpan pinjam dan investasinya. Bunga bank menjadi faktor utama dalam akad ribawai yang dilegalkan bahkan "wajib" dilaksanakan, dan semua warga tidak bisa menolak akad tersebut. Di negeri berkembang, atau dengan pendapatan yang rendah, para pekerja dengan gajinya yang terkategori minim, dipastikan tidak akan mampu membeli rumah, mobil atau barang sekun...

Yogyakarta

14 februari 2010, keinginanku untuk bisa menikmati hidup di kota Yogyakarta akhirnya terwujud juga. Kesempatan itu datang seiring ketika ku bisa sekolah kembali di UGM. Yogyakarta, salah satu kota peninggalan peradaban kerajaan, hingga kini masih banyak bangunan-bangunan dan tradisi keraton yang masih terjaga meskipun hanya menjadi daya tarik wisata. Pola hidup kerajaan sudah tidak ada yang tertarik lagi khusunya generasi muda. Menurut pengalamanku hidup di beberapa kota yang berbeda, sebenarnya Yogyakarta hampir sam dengan kota-kota sekuler lainnya. Kehidupan hedon lebih terasa dan perjuangan (baca: penderitaan) hidup orang kebanyakan lebih mejadi model terbaik dari setiap sudut kota. Mumpung sekarang lagi rame-ramenya berbicara tentang Polisi. Saya coba bandingkan opini masyarakat tentang polisi. Sebelum saya ke Yogyakarta, salah seorang teman yang pernah di Yogya mengingatkan dengan “keras” kepadaku “Mas, jika bawa motor, hati-hati. Polisinya p...

Lagi Rame Fufufafa

 Skandal akun Fufufafa menghangatkan politik di Indonesia. Bila benar memang fuffaf adalah akun milik Gibran, maka ini menjadi skandal yang memalukan bangsa karena banyak hatespeech dan rasis serta porno menghiasi statemen dan komentar fufufafa dalam akunnya.  Yang unik, fufufafa banyak menghina dan melecehkan Prabowo dan keluarganya. Banyak pernyataan fufufafa yang mengindikasikan isi kepala nya tak jauh dari porno dan kebencian. Menjijikkan! itulah kesan pertama membaca isi statemen fufufafa di kaskus. Entahlah apa yang terjadi bila Prabowo keluarga dan timnya tahu mengani skandal fufufafa ini, masihkah mereka nyaman bekerjasama dengan pelaku ujaran kebencian dan rasisme ini.  Menjadi babak baru bagi perpolitikan Indonesia. Pelajaran politik berharga bagi anak bangsa bahwa politik itu adalah urusan rakyat yang diberikan kepada penguasa untuk memberikan kemudahan dan pelayanan terbaik. Apa jadinya jika pelayan rakyat dengan paradigma dan pemikiran penuh ujaran kebencian ...