Raihan Farhany adalah seorang hamba Allah yang baru datang ke bumi, tepatnya pada tanggal 28 April 2009 jam 20.10. Sebagaimana kit aketahui bersama, proses kedatangan hamba Allah ke bumi berkendaraan rahim seorang ibu. Raihan Farhany ini lahir dari orangtua Rofiq Zamroni dan Ella (maaf nama lengkapnya tidak tahu).
Rofiq ini adalah teman, sahabat dan saudara seaqidah seperjuangan mulai kuliah saya mengenal sosok pemuda yang kalem dan pintar ini.8 Juni 2008, ia melepas lajangnya dengan seorang gadis Pandaan sebagai pasangan hidupnya. Sekarang, ia kerja di Kediri menjadi slaah satu karyawan sebuah perusahaan pertanian ternama disana.
Terasa baru kemarin, kita masih bercanda dan berkumpul bersama di daerah Malang. Sekarang masing-masing kita sudah mengemban amanah untuk menjadi pemimpin keluarga. Semoga menjadi amal sholih bagi kita semua.
Begitulah perjalanan kehidupan. Jalani saja selama sesuai dengan syariat islam, adalah kebahagian bagi seorang muslim.
Sebagai seorang ayah baru, tantangan bagimu adalah mendidik anak dan keluarga menjadi generasi pejuang Islam yang tangguh yang sanggup menghadapi kehidupan sekuler ini dan merubahnya menjadi kehidupan yang Islami.
Berikut ini tata cara menyambut kelahiran bayi dalam Islam.
1. Adzan di telinga kanannya dan iqomah di telinga kirinya
Dari Abu Rafi’, katanya: Aku melihat Rasulullah s.a.w. mengumandangkan azan di telinga al-Hasan bin Ali ketika ibunya (Fatimah) melahirkannya. (HR Abu Daud & al-Tarmizi).
2. Mencukur rambut dan bersedekah
Dari Ja’far bin Muhamad dari ayahnya, dia berkata: Fatimah r.a. telah menimbang rambut kepala Hasan, Husin, Zainab dan Ummu Kalsom. Lalu dia menyedekahkan perak seberat timbangan rambutnya. (HR Imam Malik)
Yahya bin Bakir meriwayatkan dari Anas bin Malik r.a., bahwa Rasulullah s.a.w. telah menyuruh agar dicukur kepala al-Hasan dan al-Husin pada hari ketujuh dari kelahiran mereka. Lalu dicukur rambut mereka, kemudian baginda menyedekahkan perak seberat timbangan rambut berkenaan.
3. Memberi Nama yang baik
Sesungguhnya pada hari kiamat nanti kamu akan dipanggil dengan nama-nama kamu dan nama-nama bapa kamu. Oleh itu, berilah nama yang baik untuk kamu. (HR Abu Daud)
4. Aqiqah
Rasulullah s.a.w. telah bersabda: Setiap anak itu digadaikan dengan aqiqahnya. Disembelih untuknya pada hari ketujuh, diberi nama dan dicukur kepalanya. (HR Ashabus Sunan)
Kepada sahabatku Rofiq, semoga kamu diberkati di dalam apa yang diberikan kepadamu. Semoga kamu bersyukur kepada yang memberi. Semoga kamu diberi rezeki dengan kebaikannya, dan semoga ia mencapai masa balighnya.
Rofiq ini adalah teman, sahabat dan saudara seaqidah seperjuangan mulai kuliah saya mengenal sosok pemuda yang kalem dan pintar ini.8 Juni 2008, ia melepas lajangnya dengan seorang gadis Pandaan sebagai pasangan hidupnya. Sekarang, ia kerja di Kediri menjadi slaah satu karyawan sebuah perusahaan pertanian ternama disana.
Terasa baru kemarin, kita masih bercanda dan berkumpul bersama di daerah Malang. Sekarang masing-masing kita sudah mengemban amanah untuk menjadi pemimpin keluarga. Semoga menjadi amal sholih bagi kita semua.
Begitulah perjalanan kehidupan. Jalani saja selama sesuai dengan syariat islam, adalah kebahagian bagi seorang muslim.
Sebagai seorang ayah baru, tantangan bagimu adalah mendidik anak dan keluarga menjadi generasi pejuang Islam yang tangguh yang sanggup menghadapi kehidupan sekuler ini dan merubahnya menjadi kehidupan yang Islami.
Berikut ini tata cara menyambut kelahiran bayi dalam Islam.
1. Adzan di telinga kanannya dan iqomah di telinga kirinya
Dari Abu Rafi’, katanya: Aku melihat Rasulullah s.a.w. mengumandangkan azan di telinga al-Hasan bin Ali ketika ibunya (Fatimah) melahirkannya. (HR Abu Daud & al-Tarmizi).
2. Mencukur rambut dan bersedekah
Dari Ja’far bin Muhamad dari ayahnya, dia berkata: Fatimah r.a. telah menimbang rambut kepala Hasan, Husin, Zainab dan Ummu Kalsom. Lalu dia menyedekahkan perak seberat timbangan rambutnya. (HR Imam Malik)
Yahya bin Bakir meriwayatkan dari Anas bin Malik r.a., bahwa Rasulullah s.a.w. telah menyuruh agar dicukur kepala al-Hasan dan al-Husin pada hari ketujuh dari kelahiran mereka. Lalu dicukur rambut mereka, kemudian baginda menyedekahkan perak seberat timbangan rambut berkenaan.
3. Memberi Nama yang baik
Sesungguhnya pada hari kiamat nanti kamu akan dipanggil dengan nama-nama kamu dan nama-nama bapa kamu. Oleh itu, berilah nama yang baik untuk kamu. (HR Abu Daud)
4. Aqiqah
Rasulullah s.a.w. telah bersabda: Setiap anak itu digadaikan dengan aqiqahnya. Disembelih untuknya pada hari ketujuh, diberi nama dan dicukur kepalanya. (HR Ashabus Sunan)
Kepada sahabatku Rofiq, semoga kamu diberkati di dalam apa yang diberikan kepadamu. Semoga kamu bersyukur kepada yang memberi. Semoga kamu diberi rezeki dengan kebaikannya, dan semoga ia mencapai masa balighnya.
Comments
Post a Comment
Allah always see what we do!