Skip to main content

63 Tahun: Mengapa Masih Begini?

Jika pemerintah sudah memberi subsidi pupuk
Tetapi mengapa pupuk semakin langka dan harga naik?
Tahun depan katanya alokasi subsidi pertanian 32 triliun
Untuk apa saja ya?
Lahan sawah masih sering kekeringan ketika kemarau
dan kebanjiran ketika hujan
katanya sudah ada program perbaikan sistem irigasi?
kenapa masih banyak yang bocor

Tahun ini katanya Indonesia swasembada beras
Artinya, Indonesia ga mau lagi beli dari luar
malah akan ngejual ke luar
jangan-jangan ini hanya opini yang dihembuskan
agar ekspor disetujui
devisa tambah
terus bagaimana jaminan pemerintah agar rakyat mampu beli beras?

Pertanianku sayang

bukan hanya ketersediaan pangan di dalam negeri yang dibutuhkan
Tetapi kemampuan rakyat untuk membeli pangan itu
Jika rakyat daya belinya tinggi
barang dengan harga berapapun tidak menjadi masalah
Namun, jika daya beli rakyat sangat rendah
Harga berapapun akan sulit terbeli


Liberalisasi...... musibah dan bencana abad ini
liberalisasi bagaikan hukum rimba
yang kuat yang menang
siapapun berhak mendapatkan apapun yg dimaui
asal ia mampu mendapatkan

Bagaimana akan hidup sejahtera, aman, adil senatausa?
Jika hukum rimba yang diterapkan?

Pemerintah.....
Yang katanya dipilih rakyat untuk mengurusi persoalan rakyat
masih sangat jauh dari harapan
Golput pun semakin tinggi
apakah bukti ketidakpercayaan?

Indonesia negeri agraris
yang kaya akan alam
tapi kenapa masih banyak ditemui busung lapar?
pasti ada yang salah
tentu saja salah
siapa atau apa atau "siapa dan apa"?

mengapa sejak 63 tahun merdeka dari penjajahn fisik Belanda dan jepang
kondisi Indonesia belum beranjak dari status negara terjajah?

Apakah benar Indonesia sudah merdeka?
Jika kekayaan alam saja tidak bisa ngurusi sendiri
malah diberikan asing
perdagangan diatur asing
bahkan kebijakan pun sangat ramai dengan kepantingan asing

Sadar atau tidak
menerima atau menyangkal
kita masih tidak beranjak dari masalah negeri-negeri terjajah

Saatnya untuk terus berjuang memerdekakan diri dari kolonialisme model baru

Lepaskan ketergantungan dari pihak asing

Tiddak mungkin sendirian
tentu butuh persatuan


Comments

Popular posts from this blog

Tantangan Dakwah di Dunia Kerja

 Sekulerisme merupakan paham yang memisahkan agama (aturan Allah) dan kehidupan. Agama, khususnya Islam, aturannay dikebiri hanya dibolehkan dijalankan dalam urusan ibadah ritual, sedikit masalah malan minum (halal) dan pernikahan (nikah dan cerai), selebihnya dianggap urusan private yang tidak boleh dipaksakan untuk diterapkan di area publik. Tentu saja, kondisi negeri yang menerapkan paham sekuler akan membuat menderita bagi orang-orang beriman. Bayangkan sesuatu yang diayakini benar tetapi tidak boleh dialakukan dan harus tunduk kepada yang tidak diyakini meskipun itu salah. Contohnya, ribawi praktik perbankan, dengan sistem simpan pinjam dan investasinya. Bunga bank menjadi faktor utama dalam akad ribawai yang dilegalkan bahkan "wajib" dilaksanakan, dan semua warga tidak bisa menolak akad tersebut. Di negeri berkembang, atau dengan pendapatan yang rendah, para pekerja dengan gajinya yang terkategori minim, dipastikan tidak akan mampu membeli rumah, mobil atau barang sekun...

Yogyakarta

14 februari 2010, keinginanku untuk bisa menikmati hidup di kota Yogyakarta akhirnya terwujud juga. Kesempatan itu datang seiring ketika ku bisa sekolah kembali di UGM. Yogyakarta, salah satu kota peninggalan peradaban kerajaan, hingga kini masih banyak bangunan-bangunan dan tradisi keraton yang masih terjaga meskipun hanya menjadi daya tarik wisata. Pola hidup kerajaan sudah tidak ada yang tertarik lagi khusunya generasi muda. Menurut pengalamanku hidup di beberapa kota yang berbeda, sebenarnya Yogyakarta hampir sam dengan kota-kota sekuler lainnya. Kehidupan hedon lebih terasa dan perjuangan (baca: penderitaan) hidup orang kebanyakan lebih mejadi model terbaik dari setiap sudut kota. Mumpung sekarang lagi rame-ramenya berbicara tentang Polisi. Saya coba bandingkan opini masyarakat tentang polisi. Sebelum saya ke Yogyakarta, salah seorang teman yang pernah di Yogya mengingatkan dengan “keras” kepadaku “Mas, jika bawa motor, hati-hati. Polisinya p...

Bahaya Pluralisme

Bahaya Pluralisme, sebuah tema Kajian islam yang dilaksanakan pad ahari ahad 24 Januari 2010 di Masjid Al A'raaf Poltangan-Ps.Minggu-Jakarta Selatan. Tema ini sengaja diangkat sebagai pendidikan Politik Islam kepada masyarakat agar tidak mudah terkecoh oleh isme-isme yang bertolak belakang dengan Islam. Sebagai sebuah penghormatan kepada KH.Abdurrahman Wahid atau yang biasa disebut Gus Dur, Presiden RI Bpk Susilo Bambang Yudoyono mengusulkan untuk memberikan Gus Dur sebutan sebagai Bapak pluralisme. Hal ini menuai pro kontra. Bagi kaum liberalis, ini adalah momen untuk menyebarkan pemahaman pluralisme yang menyatakan semua agama sama.  Pada kajian Bahaya Pluralisme, yang disampaikan oleh Ustadz Ir.Heru Binawan, dipaparkan secara gamblang mulai sejarahh munculnya pluralisem di barat hingga penyebaranny ke dunia Islam.  Setidaknya ada beberap hala baya menyangkut pluralisme ini diantaranya: Hilangnya identitas seorang muslim, meluasnya dan terjagnya penjajahan di negeri-nege...