Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Spiritual Motivation

Membangun Prinsip Sang Juara

  Pernahkah anda merasa pesimis dan pasrah terhadap kondisi yang menerpa?. Pernahkah anda kesal terhadap diri anda yang seolah tak bergerak kemana-mana karena menjalani kegiatan yang monoton?. Pernahkah anda mendapatkan kawan yang selalu menanamkan pikiran pesimis bahwa kondisi tak kan bisa berubah, tak perlu bersusah payah merubahnya cukup mengambil kesempatan keuntungan terhadap kondisi tersebut?. Dan anda pun menyimpulkan, jalani saja hidup ini tak perlu bersusah berpikir yang berat, semua sudah ditentukan, yang penting kita happy. Itulah pemikiran dan cara berpikir orang-orang yang terjebak pada zona nyaman, takut perubahan dan tidak siap berubah. Padahal, perubahan adalah sesuatu yang tak terhindarkan, tinggal kita mau menjadi subyek perubahan atau korban dari keadaan. Untuk merubah diri dan orang lain dimulai dari pemikiran atau pemahaman. Seseorang yang berpikiran bahwa sumber kebahagiaan adalah kekayaan atau harta maka menjadikan hidup matinya untuk meraih kekayaan terseb...

Memupuk Jiwa Juara

  Ada yang bilang bahwa attitude merupakan cara sikap kita dalam menghadapi hidup. Ada dua sikap yang bisa dilihat, yaitu sikap positif dan negatif. Attitude yang positif akan menuntun kepada fokus meraih kesuksesan dan sikap pantang menyerah. Kita hidup pasti dihadapkan kepada problema dan kendala, disitulah dibutuhkan attitude yang positif dalam mengatasinya.   Attitude bisa bermula dari pemikiran (ide/konsep/pemahaman) tentang sesuatu hal, bisa disebut dengan cara pandang. Maka, penting pulalah dalam menjaga dan memiliki cara pandang yang positif (positif thinking) dalam membangun attitude positif. Disadari atau tidak, kondisi kita hari ini merupakan hasil dari apa yang dipikirkan kemarin. Berarti, hari esok (masa depan) sangat ditentukan oleh apa yang kita pahami dan lakukan hari ini.  Lebih baik menyalakan lilin daripada mengumpat kegelapan. Terkadang, kita cenderung untuk menyalahkan masa lalu dan akhirnya tak berbuat apa-apa untuk masa depan. Masa lalu yang kel...

Di Atas Keterangan yang Nyata

Telah diterangkan melalui kalamNya, agar terlihat jelas jalan yang orang-orang yang saleh dan terlihat jalan orang yang berdosa. Akan tersesat, siapapun yang menyembah selain Allah. Para pendusta kalamNya meminta menyegerakan azab. Padahal, itu hanya wewenangNya saja. Tugas kita hanyalah berada di atas keterangan yang Nyata, Al Quran. Andai Allah mengabulkan request kalian untuk menyegerakan azab, pastilah binasa semuanya. Sungguh hanya Allah yang memiliki kunci-kunci yang gaib. Mengetahui apa yang ada di darat di Laut. Dia Maha Mengetahui, bahkan tiada sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak pula sesuatu yang basah dan kering, yang tiada tertulis dalam kitab yang nyata. Dia mengetahui semua yang ada di laut. Allah memgetahui satu persatu sangat detail semua hal, bentuk, jumlah, jenis, apa yang terjadi dan akan terjadi, bahkan apa yang pernah terjadi. Daun saja yang gugur, Allah tahu. Bayangkan berapa jumlah daun tanaman sedunia yang gugur saat ini? kapan dan dimana, Alla...

Tentang Dakwah Fase Mekkah Era Rasulullah SAW

Ada tahapannya, ada prosesnya. Sejak risalah Islam diterima Nabi Muhammad SAW, maka secara resmi dakwah dijalankan. Yang terdekat, menjadi sasaran dakwah Islam. Istri, sepupu, budak, paman dan sahabat-sahabat Rasulullah pun masuk Islam. Yang menolak pun tak sedikit dari kerabat. Ada tempat sebagai senter (Pusat) dakwah dalam fase pembinaan dan kaderisasi. Rumah Arqom bin Al Arqom sebagai tempat rahasia berkumpulnya para sahabat dalam pembinaan. Tak jarang, Rasulullah SAW mengutus sahabat untuk membina ke keluarga yang bersedia untuk masuk Islam. Tahapan ini difokuskan untuk mengkristalkan akidah Islam dalam setiap individu-individu yang memeluk Islam. Islam menjadi way of life bagi setiap sahabat. Tak ada yang bisa menukar iman mereka, bahkan nyawa pun siap dikorbankan. Lihatlah karakter Abu Bakar, Umar, Usman, Ali, Bilal dan sahabat lainnya. Islam telah menjadi pusat edar dalam hidup meraka. Hidup para pejuang Islam di fase ini berubah drastis. Dengan Islam dan mendakwahkannya, mere...

SELAMAT DARI PENGARUH KEMUNAFIKAN

Sungguh kenikmatan tiada tara bagi orang-orang mukmin adalah diutusnya Rasulullah SAW dengan membawa risalah Islam. Tanpa Rasulullah tentu kita tidak bisa merasakan mulia dan indahnya Islam bisa sampai kepada kita semua. Keberadaan Rasulullah di tengah ummat juga untuk membersihkan masyarakat dari kerusakan dan kebinasaan dengan cara amar ma’ruf dan nahi munkar serta maghfiroh Allah melalui Rasulullah SAW. Saat ini, kita bisa menjadi saksi bagi ummat lain bahwa kaum mukmin adalah ummat terbaik dengan catatan melakukan karakter dakwah menyeru kepada Islam dan amar ma’ruf nahi munkar. Warisan terbesar Rasulullah SAW adalah Al quran dan Sunnah yang menjadikan masyarakt jahiliah menjadi masyarakt yang mulia hingga peradabannya mampu memimpin dunia. Keberadaan Rasulullah SAW menjadi nikmat yang sangat besar karena beliaulah kita bisa berIslam, bahkan Allah SWT memuliakan Rasulullah SAW dengan sholawat kepada Nabi dan memerintahkan seluruh mahlukNya untuk bersholawat kepada baginda Nabi Muh...

Pasar Epos (Energi Positif)

Setelah membaca buku Kubik Leadership, saya beru menyadari selama ini hidup dilingkungan kerja yang salah karena terlalu banyak energ negatif. Saya berkumpul dengan 2 orang dominan yang sangat besar energi negatifnya. Pertama, pejabat yang mendapatkan jabatannya dengan cara menyuap atasan alias setoran. Kedua, pejabat yang mendapatkan jabatannya melalui parpol dengan nafsu besar berkuasa. Pasar negatif seharusnya kita jauhi karena akan menyerap energi positif yang kita miliki, sehingga kita tak kan mampu berkembang bahkan kita tak kan bisa kemana-mana (stagnan). Adapun ciri-ciri pasar energi negatif ditandai dengan: 1. Para pelakunya menyimpan banyak energi Tabungan Energi (TE) negatif. Dalam kasus yang saya hadapi, energi negatif dari dua orang tersebut adalah senantiasa melakukan hal-hal kotor seperti fiktif, mark up dana, dan meminta setoran bawahan. Jika kita tidak memenuhi bahkan menentang maka bisa dihitung berapa energi yang harus kita keluarkan. Jika anda seorang karyawan ...

Orang Yang Jatuh Cinta, Punya Rasa Cemburu

Aku ingin menusliskan tentang sebuah kisah seseorang yang jatuh cinta, yaitu cainta kepada dunia (harta dan tahta). Awalnya, aku berbaik sangka dengan performance seorang pegawai yang rajin sholat dhuhur ke masjid dengan jenggot memutih dan celana cingkrangnya. Ini pasti orang yang taat agama dan orang yang jujur (lurus) dalam bekerja. Ketika kesempatan itu pun datang, aku akhirnya bisa bekerja dengan orang tersebut. Dalam sebuah ketercengangan mendapatkan cerita-cerita dari oarnag sekitar tentang dirinya yang bertolak belakang dengan agama Islam semisal suka suap menyuap, meminta uang pelicin dan jatah preman. Sebagai seorang muslim, tentu saja ku harus tabayyun. Ya, cek dan ricek. Alhamdulilla, ku akhirnya menemukan sebuah jawaban bahwa setiap orang itu ketika berprilaku tergantung kepada pemahamannya. Aku baru paham bahwa jenggot dan cingkrang pun meski sunnah juga bisa untuk mendekat kepada pengusa, karena kebtulan penguasanya saat itu suka performance seperti itu. Berbicara...

Bersaing Dengan Yang Terbaik

Sumber gambar: lifehack.org Coba kita lihat bagaimana bangganya Lionel Messi ketika meraih penghargaan pemain sepakbola terbaik dunia. Lalu, bagaimana rasanya Cristiano Ronaldo mengalahkan yang terbaik untuk menjadi yang terbaik. Kita hanya melihat keberhasilan mereka dan melupakan prosesnya.Pernahkah kita belajar bagaimana mereka memperoleh kebahagian tersebut dengan kerja keras menjadi best of the best . Setiap hari berlatih dan bertanding untuk mencapai hasil lebih dari hari kemarin. Sebagai seorang muslim, kita sudah senantiasa untuk menjadi manusia pembelajar dan terbaik. Sejak proses pembuahan bagaimana satu sprema berhasil menjadi yang tercepat dan terbaik sehingga jadilah kita. Lalu kita setiap hari mulai belajar hal-hal baru hingga kita mampu, from nothing to something . Dalam komunitas masyarakat pun secara alamiah akan menghadapi persaingan  (kompetisi) kehidupan, jika kita bisa memilih komunitas yang baik maka kita pun akan bersaing dalam hal kebaikan. Teringat,...

BERSABAR DALAM KETAATAN DAN MENINGGALKAN KEMAKSIATAN

Oleh: Hisyam Rusyda Kesabaran itu adalah  salah satu sifat terpuji yang diperintahkan Allah kepada hamba yang bertaqwa. Sabar bukan hanya ketika mendapat musibah melainkan juga dalam melaksanakan ketaatan dan meninggalkan kemaksiatan. Bersabar dalam menghadapi musibah adalah kesabaran yang sifatnya dirasakan oleh semua manusia sedangkan sabar dalam ketaatan dan meninggalkan kemaksiatan adalah sabar bagi orang-orang yang beriman dalam keistiqomahan. Allah  SWT berfirman: “ Hai orang-orang yang beriman, b ersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan neger imu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung. ” (QS.Ali  ‘ Imran:200) Ketika diri ini diuji dengan musibah  (bencana)  lebih siap daripada ujian ketaatan dan kemaksiatan. Kita cenderung lupa bahwa jabatan dan kekayaan yang diperoleh dengan cara haram  adalah buah dari ketidaksabaran dalam mencari rizki Allah. Begitu pula ketika kita mudah melalal...

BERBAHAGIALAH ORANG YANG TERASING

BERBAHAGIALAH ORANG YANG TERASING* Oleh: Abu Athaya Al Jambary Rasulullah saw bersabda “Islam muncul pertama kali dalam keadaan terasing dan akan kembali terasing sebagaimana mulainya, maka berbahagialah orang-orang yang terasing tersebut.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah) Al ghuraba’ (orang-orang yang terasing) memiliki sifat diantaranya: 1. Reformis atau revolusioner Tidak diterapkan aturan Allah SWT   (syariat Islam) di segala lini kehidupan menjadikan manusia hidup dengan aturannya sendiri, kerusakan di lautan dan di daratan telah tampak akibat ulah-ulah manusia. Banyak manusia tidak tahu akan syariat Allah sehingga terbiasa dengan meninggalkan kewajiban dan menjalankan yang haram. Riba sudah menjadi nadi kehidupan ekonomi. Dalam mengatur rakyat (berpolitik) tidak lagi menggunakan siyasah syar’iyyah melainkan politik dagang sapi (transaksional). Halal dan haram bukan lagi standar dalam setiap perbuatan melainkan asas manfaat yang menjadi pilihannya. Pada kond...

Meninggalkan Syubhat

Oleh: Hisyam Rusyda Sesungguhnya kebaikan adalah yang menenteramkan jiwa dan hati, sedangkan dosa adalah yang membimbangkan hati dan yang tidak menenangkan jiwa. Sudahkan kita introspeksi diri   dari setiap harta yang kita punya, tiap jabatan yang diamanahkan dan dari tiap apa yang kita makan diperoleh dengan cara yang halal? Perkara yang halal itu jelas dan perkara yang haram itu jelas, diantara keduanya terdapat syubhat. Semoga kita dijauhkan dari perkara syubhat dan berani menjauhkan diri (menolak) hal-hal syubhat.    Rasulullah saw bersabda: “...Dan siapa yang terjerumus ke dalam syubhat, berarti dia telah terjerumus ke dalam perkara haram, seperti penggembala yang menggembala di sekitar tanah terlarang, maka kemungkinan besar binatangnya akan memasuki kawasan tersebut...” (Mutafaq ‘alaih)    Apakah dengan kemewahan dan jabatan yang mentereng akan selalu membahagiakan?. Bisa jadi karena syubhat inilah, meskipun seseorang berharta banyak ...