Skip to main content

Beasiswa Pusbindiklatren BAPPENAS TAhun 2014

Pengumumannya silahkan klik http://pusbindiklatren.bappenas.go.id/konten.php?nama=Berita&op=detail_berita&id=225

Beasiswa ini diikuti oleh PNS seluruh Indonesia. Biasanya PNS pusat hanya dijatah 5 % dengan kelulusan nilai TPA minimal 565. Tantangannya adalah bagaiman peserta memenangkan seleksi awal lulus TPA.

Saran saya, setelah lolos seleksi administrasi dan siap mengikuti ujian TPA (Tes Potensi Akademik) plus TOEFL maka fokus dulu saja ke TPA. Muali mencari latihan soal-soal TPA yang bertebaran di dunia maya atau sisihkan uang saku untuk mebeli bukunya di toko buku. Latihan tiap hari dengan membiasakan diri menjawab soal-soal TPA secara benar dan dengan cepat. jangan terkecoh atau penasaran dengan soal-soal yang membutuhkan waktu lama untuk menjawabnya. jika ada soal yang sulit tinggal saja dulu (atau "tembak" saja jawabannya) karena waktu yang tersedia sangat terbatas sehingga rata-rata 1 soal haruslah dijawanb dalam waktu kurang dari satu menit.

kelolosan tes TPA ini akan membawa kepada tes berikutnya yaitu tes TOEFL. Setidaknya sudah ada jaminan, kalaupun nilai TOEFL masih rendah bisa mengikuti EAP yang diadakan BAPPENAS dalam waktu 5,5 bulan.

Persiapan yang matang dan senantiasa berlatih adalah kunci kesuksesan dalam menghadapi tes-tes dalam seleksi beasiswa ini. Enaknya lagi jika sudah lolos dari TPA dan TOEFL, wawancaranya dengan menjawab secara tulis.

Keinginan kuat untuk belajar dan persiapan yang matang dalam belajar sangat menentukan dalam kelulusan. Fan jangan pernah lupakan selalu berdoa dan meminta ridho orang tua.

Ingatlah, keridhoan orangtua akan mempermudah pencapaian cita-cita!
Sebaliknya, ketidakridhoan mereka akan menghambat dan memperlambat apa yang dicita2kan.

Comments

Popular posts from this blog

Tantangan Dakwah di Dunia Kerja

 Sekulerisme merupakan paham yang memisahkan agama (aturan Allah) dan kehidupan. Agama, khususnya Islam, aturannay dikebiri hanya dibolehkan dijalankan dalam urusan ibadah ritual, sedikit masalah malan minum (halal) dan pernikahan (nikah dan cerai), selebihnya dianggap urusan private yang tidak boleh dipaksakan untuk diterapkan di area publik. Tentu saja, kondisi negeri yang menerapkan paham sekuler akan membuat menderita bagi orang-orang beriman. Bayangkan sesuatu yang diayakini benar tetapi tidak boleh dialakukan dan harus tunduk kepada yang tidak diyakini meskipun itu salah. Contohnya, ribawi praktik perbankan, dengan sistem simpan pinjam dan investasinya. Bunga bank menjadi faktor utama dalam akad ribawai yang dilegalkan bahkan "wajib" dilaksanakan, dan semua warga tidak bisa menolak akad tersebut. Di negeri berkembang, atau dengan pendapatan yang rendah, para pekerja dengan gajinya yang terkategori minim, dipastikan tidak akan mampu membeli rumah, mobil atau barang sekun...

Yogyakarta

14 februari 2010, keinginanku untuk bisa menikmati hidup di kota Yogyakarta akhirnya terwujud juga. Kesempatan itu datang seiring ketika ku bisa sekolah kembali di UGM. Yogyakarta, salah satu kota peninggalan peradaban kerajaan, hingga kini masih banyak bangunan-bangunan dan tradisi keraton yang masih terjaga meskipun hanya menjadi daya tarik wisata. Pola hidup kerajaan sudah tidak ada yang tertarik lagi khusunya generasi muda. Menurut pengalamanku hidup di beberapa kota yang berbeda, sebenarnya Yogyakarta hampir sam dengan kota-kota sekuler lainnya. Kehidupan hedon lebih terasa dan perjuangan (baca: penderitaan) hidup orang kebanyakan lebih mejadi model terbaik dari setiap sudut kota. Mumpung sekarang lagi rame-ramenya berbicara tentang Polisi. Saya coba bandingkan opini masyarakat tentang polisi. Sebelum saya ke Yogyakarta, salah seorang teman yang pernah di Yogya mengingatkan dengan “keras” kepadaku “Mas, jika bawa motor, hati-hati. Polisinya p...

Bahaya Pluralisme

Bahaya Pluralisme, sebuah tema Kajian islam yang dilaksanakan pad ahari ahad 24 Januari 2010 di Masjid Al A'raaf Poltangan-Ps.Minggu-Jakarta Selatan. Tema ini sengaja diangkat sebagai pendidikan Politik Islam kepada masyarakat agar tidak mudah terkecoh oleh isme-isme yang bertolak belakang dengan Islam. Sebagai sebuah penghormatan kepada KH.Abdurrahman Wahid atau yang biasa disebut Gus Dur, Presiden RI Bpk Susilo Bambang Yudoyono mengusulkan untuk memberikan Gus Dur sebutan sebagai Bapak pluralisme. Hal ini menuai pro kontra. Bagi kaum liberalis, ini adalah momen untuk menyebarkan pemahaman pluralisme yang menyatakan semua agama sama.  Pada kajian Bahaya Pluralisme, yang disampaikan oleh Ustadz Ir.Heru Binawan, dipaparkan secara gamblang mulai sejarahh munculnya pluralisem di barat hingga penyebaranny ke dunia Islam.  Setidaknya ada beberap hala baya menyangkut pluralisme ini diantaranya: Hilangnya identitas seorang muslim, meluasnya dan terjagnya penjajahan di negeri-nege...