Skip to main content

Posts

Kembalinya Sholat di Masjid Hagia Sophia

Di tengah naiknya kasus corona di daerah jabodetabek, kucoba tuliskan sebuah cerita fenomenal kembalinya Hagia Sophia difungsikan kembali menjadi masjid. Jadi teringat bagaimana sejarahnya Kholifah Muhammad Al fatih menaklukan konstantinopel. Selain cerita tersebut, di bulan juli 2020 ini, tetiba Kemenag menghapuskan dua kata di kurikulum pendidikan agama, kata tersebut yaitu khilafah dan jihad.  Berfungsinya kembali Hagia Sophia ini mengingatkanku pada penaklukan Konstantinopel. Al Fatih mengepung Konstantinopel mulai 26 Rabiul Awal hingga bisa ditaklukkan pada hari Selasa 20 jumadul Ula 857 Hijriyah. Selama dua bulan, Al Fatih akhirnya memenangkan pertempuran dan sebagai ungkapan syukurnya, Al Fatih menuju gereja Hagia Sophia yang disitu tengah berkumpul rakyat dan para rahib. Al Fatih berjanji untuk menjamin keamanan kepada para rahib dan rakyat Byzantium yang telah ditaklukannya. Salah satu perintahnya juga untuk menjadi Hagia Sophia menjadi masjid. Berdasarkan catatan sejarah,...

Mengatasi Kebosanan

Kembali ngeblog untuk mengisi kebosanan work from home. Saya menulis ini di kamar di depan laptop mungil di atas meja kecil ditemani suara hujan yang membuat damai dan sejuk kamarku. Sejak diberlakukan pembatasan sosial berskala besar, otomatis aktifitasku tak banyak diluar rumah. Bosan? itu pasti. Namun, dengan tetap berjalannya target pekerjaan dan munculnya kembali target pribadi, dinikmati saja. Sudah lebih dari sebulan kerja dirumah, belajar dirumah dan beribadah dirumah, membuatku banyak merubah manajemen waktu. Sekarang lebih banyak dengan keluarga. Keluar pun hanya ke tempat ibadah dan warung. Sesuatu yang baru, semua terkoneksi dengan internet. Rapat, pengajian, komunikasi dengan orang lain menggunakan video call.  Bertepatan dengan bulan Ramadhan, alhamdulillah masih bisa meningkatkan kapasitas diri dengan target hatam al Quran minimal 2x, menambah hafalan, upgrade english, membuat research proposal (mau phd nih ceritanya), dan memperbanya literasi. Outputnya ya kualitas ...

Hakikat Hidup

Usia kehidupan manusia sebagai bukti bahwa hidup ini tak kekal. Bagi seroang muslim, kehidupan sesungguhnya adalah kehidupan yang kekal setelah hidupnya di dunia. Jiwa seorang muslim tak pernah berhenti untuk berbuat kebaikan, hanya kematian yang menghentikan. Jikalau ditambah umurnya beberapa tahun, maka muslim kan terus menambah kebaikannya. Dua kebaikan yang kan terus dilakukan mukmin yaitu kebaikan yang telah/sedang dilakukan dan kebaikan yang akan dilakukan. Untuk itu, niat berbuat baik tak boleh dihentikan. Hingga suatu masa, kan ada era ketika kebaikan kan dipersulit dan kemaksiatan dipermudah. Begitulah mengapa orang-orang kafir diputuskan di neraka secara kekal karena mereka tak pernah berhenti dari kemaksiatan-kemaksiatan.  Teringat nasihat Ada Gym dalam sebuah acara ILC, tabiat orang jahat (pembohong) tak kan pernah bisa lepas dari kebohongan karena akan membuat kebohongan-kebohongan berikutnya untuk menutupi kebohongan sebelumnya. Apalagi, jika pembohong tersebut menjad...

Islam Menjaga Nyawa Manusia

Pagi ini, kajian ba'da sholat subuh bertema tentang cara Islam menjaga nyawa manusia. Nyawa men jadi perkara sangat penting, sampai ada pemisalan bahwa perkara hancurnya kabah lebih ringan daripada terbunuhnya mukmin tanpa haq (dibenarkan Allah). Caranya yaitu dengan memberikan sangsi yang sangat tegas terhadap pelaku kriminal. Dalam Islam yang dimaksud kriminal adalah apa saja yang melanggar syariat seperti berzina, mencuri, minum khamr, menghina Rasulullah, menipu, dll. Maka Allah telah menentukan hukuman berat bagi kriminal yang bisa membinasakan atau menghilangkan nyawa. Bagi para pezina yang telah menikah maka hukumannya dirajam hingga mati. Zina menghilangkan/merusak nasab seseorang sehingga hukumannya sangat tegas. Begitu pun membunuh tanpa kondisi yang dibolehkan Allah, maka hukumannya pun qishos, dihukum ganti atau membayar diyat jika keluarga korban memaafkan. Disinilah keadilan dan rahmat Allah melalui Islam dirasakan, siapapun akan berpikir ulang ketika ingin membunuh...

Prohati: Program Pengelolaan Hasil Pertanian

Program baru untuk membantu produsen dan konsumen agar stabil harga pangannya, dinamakan prohati. Bantuan diberikan kepada kelompok atau gabungan kelompok tani agar bisa mendistribusikan hasil pertaniannya melalui toko tani indonesia. Poktan/gapoktan akan mendapatkan bantuan dukungan saran produksi dan pascapanen, pemodalan, penyuluhan/bimbingan teknis. Diharapkan poktan binaan bisa memasukkan hasil taninya ke toko tanj Indonesia untuk siap jual. Selain ke poktan, bantuan juga untuk penguatan infrastruktur penyimpanan, fasilitas distribusi, manajemen dan e-commerce. Fungsi toko tani ini yang bisa diandalkan untuk membantu penyaluran ke konsumen langsung atau ke toko yang lain. Kemampuan toko tani dalam menyerap hasil tani menjadi pembatas keturutsertaan kelompok tani/gapoktan yang ikut andil. Program/kegiatan ini merupakan salah satu cara pemerintah untuk memfasilitasi produsen (petani) agar terjamin pasarnya dengan menghubungkan ke toko tani. Bantuan-bantuan ini diharapkan mampu me...

Bawang Putih

Bawang putih menjadi momok bagi pola konsumsi bangsa ini. Konsumsi yang tinggi namun tak bisa menyediakan nya dengan kemampuan produksi yang sama. Tentu saja, karena geografi untuk tanam bawang putih terbatas dan harus bersaing dengan tanaman sayur lainnya. Untuk bawang putih, china memiliki absolut advantage karena faktor geografis nya. Secara sederhana, jika siapapun ingin bertanding dengan china dalam hal bawang putih, kemungkinan kalah. Kalaupun negara lain butuh bawang putih lebih baik berpikir sederhana dengan berapa produksi mandiri yang bisa dihasilkan, sisanya dipenuhi oleh negara lain. Maka, jika mau logis, targetkan produksi sendiri, bantu petani bawang dengan menuju kemandirian terutama dengan teknologi sehingga cost production nya rendah. Perbaiki jalur logistik dan transportasi agar tetap murah sampai ke konsumen. Dijamin, produksi dalam negeri akan lebih murah dibanding luar karena faktor transportasi. Jika sudah demikin, permainan tarif menjadi dealing untuk bertukar ...

Seminggu di Turki

Akhirnya harapan dan doa terkabul. Kuingin merasakan bagaimana sebenarnya kehidupan di daerah yang konon bekas emperor/kekaisaran/kekhilafahan yang digdaya, Kekhilafahan Utsmaniyah. Salah satu sosok yang fenomenal yaitu Kholifah Muhammad Al Fatih yang mampu menaklukan Romawi. Di tanah air, sayup terdengar bahkan viral bagaimana kebangkitan Turki dibawah kepemimpinan Erdogan, banyak kawan yang mempromosikan kebangkitan turki. Dari informasi tersebut, harapanku melayang jauh, seperti apa indahnya kehidupan disana. Kesempatan itu datang juga, meski harus dengan perjuangan dan rintangan,berhasil ke Turki. Ketidakpastian mendapatkan paspor membuat delay pemberangkatan. Di detik-detik terakhir, akhirnya dikabarkan paspor bisa keluar, dan bisa issued tiket penerbangan. Sesampai di bandara Soetta, ternyata sistem online down, sehingga petugas melayani manual, terdelay hingga satu jam. Dan aku termasuk 5 urutan terakhir penumpang yang harus berlarian karena jadwal terbang tak dimundurkan. P...