Skip to main content

Posts

Belajar dari Bankrutnya Yunani

Apa yang terjadi di Yunani bisa juga terjadi di negara manapun. Gagal bayar pinjaman Yunani ke IMF membuat negara tersebut kolaps. Institusi-institusi keuangan ditutup. Cara terbaik memulihkan yaitu dengan meminjam uang kembali ke donatur, ternyata tak temu kata sepakat. Secara sederhananya, dalam ekonomi sebuah negara bagaikan keluarga jika besar pasak daripada tiang maka robohlah bangunan tersebut. Yunani, aktifitas ekonominya baik dari segi konsumsi, investasi, pengeluaran pemerintah dan perdagangan internasional jauh dibawah jumlah hutangnya sehingga pendpatan negara selalu minus. Ketika jatuh tempo bayar maka negara akan kesulitan membayar karena tidak memiliki devisa yang cukup. Yunani contoh kecil ketidakadilan pereekonomian yang dibangun dengan uang kertas (fiat money). Anehnya, negara-negara super power yang mata uangnya bisa digunakan diseluruh dunia perekonomiannya juga terpuruk dimana jumlah hutangnya mencapai 200% dibandingkan dengan GDP nya. Mengapa negara seperti Ame...

Pasar Epos (Energi Positif)

Setelah membaca buku Kubik Leadership, saya beru menyadari selama ini hidup dilingkungan kerja yang salah karena terlalu banyak energ negatif. Saya berkumpul dengan 2 orang dominan yang sangat besar energi negatifnya. Pertama, pejabat yang mendapatkan jabatannya dengan cara menyuap atasan alias setoran. Kedua, pejabat yang mendapatkan jabatannya melalui parpol dengan nafsu besar berkuasa. Pasar negatif seharusnya kita jauhi karena akan menyerap energi positif yang kita miliki, sehingga kita tak kan mampu berkembang bahkan kita tak kan bisa kemana-mana (stagnan). Adapun ciri-ciri pasar energi negatif ditandai dengan: 1. Para pelakunya menyimpan banyak energi Tabungan Energi (TE) negatif. Dalam kasus yang saya hadapi, energi negatif dari dua orang tersebut adalah senantiasa melakukan hal-hal kotor seperti fiktif, mark up dana, dan meminta setoran bawahan. Jika kita tidak memenuhi bahkan menentang maka bisa dihitung berapa energi yang harus kita keluarkan. Jika anda seorang karyawan ...

Memanfaatkan Ketidakteraturan

Anda pasti marah ketika dalam situasi yang tidak teratur karena sering jadi korban kezaliman. Sudah lama antri, tiba-tiba diserobot. Sudah lama belajar agar lulus dapat beasiswa, gagal karena kalah dengan orang yang ga jelas, hanya karena merek dapat jatah dari pejabat. Itulah ketidakteraturan, jangan pernah teratur dalam ketidakteraturan, karena anda aan digilas dianggap menjadi penghalang. Satu-satunya cara adalah manfaatkan ketidakteraturan tersebut untuk mempercepat apa yang anda inginkan. Alkisah, ada pejabat yang mendapatkan jabatan dari partai. Dia pindahan dari instansi lain. Tentu saja, hal ini membuat kaget semua karyawan dan orang-orang yang menginnginkan jabatan karir. Seolah pahlawan, ejabat baru menilai kondisi kantor "jelek" kinerjanya. Anda tahu aa hasilnya ketika selama dia menjabat? Tidak ada kerja tim yang baik. Bawahan kehilangan motivasi kerja karena jabatan bkan lagi karir namun lebih ke politik, siapa yang gesit dia yang menang. Para bawahan tel...

Belajar Kosnirasi Dari Konspirator

Tak sengaja. Ilmu konspirasi sangat susah dipraktikkan namun mudah dipelajari dari buku-buku. Ikhlas bahwa semua hal kejadian yang telah menimpa adalah takdir. Itu pun mengapa ku harus bertemu dan berkumpul dengan seorang konspirator ulung dari sebuah partai yang kalah di Pemilu kemarin. Merasa terancam posisinya, aku jadi sasaran konspirasi untuk disingkirkan. Menagapa? Mungkin aku salah satu kerikil yang harus dibuang agar ambisi menjabat dan konspirasi kesejahteraan berjalan lancar. Sebagai seorang karyawan, tak terbesit dalam diri ini akan di konspirasi oleh manajer agar bisa memindahkanku. Sayangnya, mereka (konspirator) terlalu sombong sehingga tak tahu siapa dan apa yang bisa dilakukan oleh sang korban. Konspirasi yang sangat mudah dibaca, cara lama masih digunakan hingga sekarang: 1. Dicari kejelekan sang korban sebagai bahan sasaran tembak untuk menjelek-jelekkan ke yang berwenang. 2. Pengkondisian untuk eksekusi konspirasi dengan menyiapkan semua orang yang dibutuhka...

Antara Jokowi, Risma dan Syariat

2 Desember 2014, sore hari ku berkesempatan ke Surabaya. Suasana maghrib di bandara Juanda Surabaya disambut dengan hujan gerimis. Seperti biasa menuju hotel naik Taxi bandara. Sukaro namanya, pria paruh baya yang menjadi driver taxi yang kutumpangi. "Surabaya sudah sering hujan ya Pak?" tanyaku memulai pembicaraan. "Ya hari ini yang lumayan agak deras" kata Pak Karno. Tanpa basa basi langsung ku pancing dengan pembicaraan yang lagi hot, "Bagaimana pak dengan naiknya BBm?" "Ya berat mas, tapi di lain sisi memang saya salut dengan ketegasan jokowi" sergahnya agak takut untuk mengkritik Jokowi. "Loh kok aneh, berat tapi kok salut?" tanayaku "Bukan kenaikan BBm nya tapi keberanian dalam memutuskan. Saya sebenarnya milih Prabowo. Tapi saya pikir ketika siapapun yang jadi Presiden saat ini, pasti akan kesulitan dalam nyelesaikan masalah-masalah yang cukup rumit. Jokowi lumayan tegas,tidak plin plan, meskipun saat ini rakyat...

Orang Yang Jatuh Cinta, Punya Rasa Cemburu

Aku ingin menusliskan tentang sebuah kisah seseorang yang jatuh cinta, yaitu cainta kepada dunia (harta dan tahta). Awalnya, aku berbaik sangka dengan performance seorang pegawai yang rajin sholat dhuhur ke masjid dengan jenggot memutih dan celana cingkrangnya. Ini pasti orang yang taat agama dan orang yang jujur (lurus) dalam bekerja. Ketika kesempatan itu pun datang, aku akhirnya bisa bekerja dengan orang tersebut. Dalam sebuah ketercengangan mendapatkan cerita-cerita dari oarnag sekitar tentang dirinya yang bertolak belakang dengan agama Islam semisal suka suap menyuap, meminta uang pelicin dan jatah preman. Sebagai seorang muslim, tentu saja ku harus tabayyun. Ya, cek dan ricek. Alhamdulilla, ku akhirnya menemukan sebuah jawaban bahwa setiap orang itu ketika berprilaku tergantung kepada pemahamannya. Aku baru paham bahwa jenggot dan cingkrang pun meski sunnah juga bisa untuk mendekat kepada pengusa, karena kebtulan penguasanya saat itu suka performance seperti itu. Berbicara...

Ruang Fiskal Baru Setelah Kenaikan BBM di Indonesia

Keputusan Presiden Jokowi menaikkan harga BBM premium dan solar sebesar Rp 2000,-. Konon, ada kurang lebih 100 triliun rupiah yang bisa direlokasi untuk belanja yang lebih produktif. Asumsi perhitungan dampak dari kenaikan BBM tahun 2014 ini yaitu: 1). Inflasi sebesar 2,5 % 2). Pertumbuhan ekonomi ditargetkan 5,1% 3). Diperkirakan bisa berhemat 90-140 triliun selama tahun 2015 menyesuaikan harga internasional. Adanya pengalihan belanja inilah pemerintah berharap agar bisa memanfaatkan untuk membangun infrastruktur, desa, pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial dan transfer ke daerah. Government expenditure (G) diarahkan oleh pemerintah semakin berkualitas dan tepat sasaran sehingga bisa meminimalisir dampak dari kenaikan BBM. Di lain pihak, dengan adanya harga BBM yang sesuai harga pasar maka menarik investor asing khususnya untuk menanamkan modalnya (Investment) di Indonesia pada bidang ekonomi riil. Entah perjanjian apa dengan para CEO Internasional dan pertemuan negar...