Skip to main content

Internet Marketer lagi

Bisnis di dunia maya alias internet memang cukup banyak ragamnya. Yang cukup banyak disorot adalah bisnis yang menjual informasi-informai seperti "Cepat kaya Lewat Internet". Mungkin karena kondisi ekonomi di Indonesia yang masih memprihatinkan, sehingga tawaran-tawaran bisnis untuk "cepat kaya" sangat diminati.

Apakah mungkin hanya dengan ikut program atau tawaran-tawaran tersebut akan bisa secara "instan cepat kaya?".

Sistem reseller sangat digandrungi. banyak bisnis internet yang hanya menjual ebook, meski terkadang tulisan atau informasi ebook tersebut tidak layak dihargai ratusan ribu rupiah, karena contennya yang bisa kita dapatkan di dunia maya secara gratis.Oleh karena itu, jangan terburu-buru ikutan program-program instan tersebut tanpa memperhitungkan hal yang lain (seperti kemampuan anda dalam berbisnis dan finansial).

"Mesin Pencetak uang" bisa dibilang begitu adalah sistem reseller itu sendiri. Para internet marketer mampu mewujudkan mesin pencetak uang dengan web yang mereka buat. mereka biasanya menawarkan suatu ebook dan bonus-bonus yang bisa di download jika menjadi member. Dengan catatan mentransfer uang tertentu kepada dua rekening. Satu rekening milik pengelola web dan satunya adalah milik makelarnya (affiliate).

Apakah ada yang salah dalam sistem ini? Tentu saja tidak, syah-syah saja siapapun menjual tulisannya baik berupa ebook maupun hardcover asal tidak ada unsur kebohongan. Tapi jangan kecewa jika ternyata apa yang anda dapatkan tidak sebombastis iklannya.

Bagi pemula, lebih baik belajar dulu tentang ilmu marketing online, dengan ikutan afiliasi-afiliasi yang sifatnya gratis. Karena dengan belajar seperti itu, anda akan bisa memetakan bagaimana susah dan mudahnya marketing di internet.

Selamat mencoba dan berbisnis.

Comments

Popular posts from this blog

Tantangan Dakwah di Dunia Kerja

 Sekulerisme merupakan paham yang memisahkan agama (aturan Allah) dan kehidupan. Agama, khususnya Islam, aturannay dikebiri hanya dibolehkan dijalankan dalam urusan ibadah ritual, sedikit masalah malan minum (halal) dan pernikahan (nikah dan cerai), selebihnya dianggap urusan private yang tidak boleh dipaksakan untuk diterapkan di area publik. Tentu saja, kondisi negeri yang menerapkan paham sekuler akan membuat menderita bagi orang-orang beriman. Bayangkan sesuatu yang diayakini benar tetapi tidak boleh dialakukan dan harus tunduk kepada yang tidak diyakini meskipun itu salah. Contohnya, ribawi praktik perbankan, dengan sistem simpan pinjam dan investasinya. Bunga bank menjadi faktor utama dalam akad ribawai yang dilegalkan bahkan "wajib" dilaksanakan, dan semua warga tidak bisa menolak akad tersebut. Di negeri berkembang, atau dengan pendapatan yang rendah, para pekerja dengan gajinya yang terkategori minim, dipastikan tidak akan mampu membeli rumah, mobil atau barang sekun...

Yogyakarta

14 februari 2010, keinginanku untuk bisa menikmati hidup di kota Yogyakarta akhirnya terwujud juga. Kesempatan itu datang seiring ketika ku bisa sekolah kembali di UGM. Yogyakarta, salah satu kota peninggalan peradaban kerajaan, hingga kini masih banyak bangunan-bangunan dan tradisi keraton yang masih terjaga meskipun hanya menjadi daya tarik wisata. Pola hidup kerajaan sudah tidak ada yang tertarik lagi khusunya generasi muda. Menurut pengalamanku hidup di beberapa kota yang berbeda, sebenarnya Yogyakarta hampir sam dengan kota-kota sekuler lainnya. Kehidupan hedon lebih terasa dan perjuangan (baca: penderitaan) hidup orang kebanyakan lebih mejadi model terbaik dari setiap sudut kota. Mumpung sekarang lagi rame-ramenya berbicara tentang Polisi. Saya coba bandingkan opini masyarakat tentang polisi. Sebelum saya ke Yogyakarta, salah seorang teman yang pernah di Yogya mengingatkan dengan “keras” kepadaku “Mas, jika bawa motor, hati-hati. Polisinya p...

Bahaya Pluralisme

Bahaya Pluralisme, sebuah tema Kajian islam yang dilaksanakan pad ahari ahad 24 Januari 2010 di Masjid Al A'raaf Poltangan-Ps.Minggu-Jakarta Selatan. Tema ini sengaja diangkat sebagai pendidikan Politik Islam kepada masyarakat agar tidak mudah terkecoh oleh isme-isme yang bertolak belakang dengan Islam. Sebagai sebuah penghormatan kepada KH.Abdurrahman Wahid atau yang biasa disebut Gus Dur, Presiden RI Bpk Susilo Bambang Yudoyono mengusulkan untuk memberikan Gus Dur sebutan sebagai Bapak pluralisme. Hal ini menuai pro kontra. Bagi kaum liberalis, ini adalah momen untuk menyebarkan pemahaman pluralisme yang menyatakan semua agama sama.  Pada kajian Bahaya Pluralisme, yang disampaikan oleh Ustadz Ir.Heru Binawan, dipaparkan secara gamblang mulai sejarahh munculnya pluralisem di barat hingga penyebaranny ke dunia Islam.  Setidaknya ada beberap hala baya menyangkut pluralisme ini diantaranya: Hilangnya identitas seorang muslim, meluasnya dan terjagnya penjajahan di negeri-nege...